Kamu yang berjalan dengan indahnya dipikiranku.
Kamu yang berjalan dengan anggunnya dimemoriku.
Kamu, yang dengan mudahnya membuat pikiranku penuh denganmu.
Duduk di kursi menuntut ilmu.
Duduk didalam keheningan yang selalu mengisi kekosonganku.
Lantas apa yang menarik dari kehidupanku?
Kamu,
Bagai mentari dari teriknya siang.
Bagai bulan dari gelapnya malam.
Bagai lantunan nada dari sebuah kehampaan.
Entah mengapa aku merasa getaran yang belum pernah kurasakan.
Merasa begitu damai, begitu nyaman, begitu hangat saat bersamamu.
Aku merasa, kehilangan aral ketika ku didekat mu.
Ketidakmungkinan.
Apakah kamu adalah ketidak mungkinan yang selalu ku semogakan?
Apakah kamu adalah tulang rusukku yang hilang?
Bukan, kamu adalah Jejak yang selalu aku Bayangkan.
(Setangkai Kata)
(Setangkai Kata)
No comments:
Post a Comment