16 June 2016

Kaum Fake Smile.

Wazzup Readers?!

Di blog gua sebelumnya, gua membahas tentang Kaum Fake Friend, nah di blog gua kali ini gua akan membahas tentang kembarannya. Kaum Fake Smile.
Tapi buat kalian yang belum baca blog gua sebelumnya, gua saranin baca dulu blog gua yang Kaum Fake Friend supaya nanti nyambung sama topik blog gua kali ini. Tapi, itu hak kalian sih mau langsung baca blog ini atau ke Kaum Fake Friend wkwkwk.

Arti Fake Smile itu sendiri, menurut gua itu sifat yang bertolak belakang dengan sifat aslinya. Ya gak jauh beda memang dengan sifat Fake Friend, tapi yang bikin beda dari Fake Friend itu dia lebih mengarah ke sifat Negatif sedangkan Fake Smile dia lebih mengarah ke sifat Positif. Gak paham? Oke gua bikin perumpamaan aja deh.

FAKE FRIEND

Seorang Kaum Fake Friend itu biasanya dia akan terlihat baik di depan, seperti minjemin duit, ngasih barang barang bagus, dan dia itu terlihat menyenangkan kepada lo. Tapi itu cuma terlihat saat dia di depan lo. Sedangkan disisi lain, dia akan menghujat lo dengan kata kata yang gak menggambarkan seorang temen. Gak layak disebut temen, lebih tepat disebut sampah.


FAKE SMILE

Seorang Kaum Fake Smile itu biasanya dia terlihat hidup tanpa beban, humoris, sering bercerita dan berbagi banyak hal. Tapi sebenarnya dia itu 'sedang' menyembunyikan kerapuhannya. Berusaha tegar didepan kita dan akan terlihat sisi jenuhnya saat dia dibelakang kita.

Bisa gua ambil kesimpulan sepihak, Kaum Fake Friend dan Kaum Fake Smile itu sebenernya punya dua sifat yang bertolak belakang ada di diri orang tersebut.

Tapi ya, gua sih gak setuju sama cara mereka yang Fake Friend atau Fake Smile.

Gini deh, kalau lu punya temen Fake Friend dia bakal ngomongin lu dibelakang yang justru lebih sakit dibanding dia frontal di depan muka kita. Right?
Sedangkan Fake Smile, dia kayak gak percaya gitu sama kita sehingga dia nutupin semua kerapuhan dia dan cuma menampakan sisi bahagianya dia doang.

"Buat apa kita temenan tapi gak bisa saling berbagi rasa? Buat apa kita temenan tapi gak bisa saling percaya? Kita itu temenan buat saling mengerti satu sama lain, mengetahui dan mencoba membantu menyelasikan masalah apa yang dia hadapi. " - Setangkai Kata

Kita mungkin bisa bantu dengan semampu kita. Membuat dia sedikit agak lega karena udah bercerita ke kita tentang masalahnya.

Tapi terkadang ada, beberapa masalah yang mungkin sangat privasi untuk di beritahukan kepada temannya. Kita juga gak boleh maksain dia harus cerita. Mungkin dia punya batasan-batasan tersendiri tentang hal yang mungkin bisa di share ke teman temannya, dan juga hal yang gak bisa di share ke teman temannya. Balik lagi, itu hak dia.

Dari kedua Kaum tersebut, lu punya gak temen yang mungkin menjadi salah satu anggota Kaum Fake Friend ataupun Kaum Fake Smile?
Komen jawaban kalian dibawah dong hehehe:))

-FR

No comments:

Post a Comment